MEMOTRET SUNSET

bn25
Pantai Kuta – Bali (Nov. 2013)

Eits, jangan salah dulu .. Saya bukan fotografer profesional. Saya memotret hanya sekedar hobbi. Tetapi walaupun begitu, saya sedikit belajar banyak dari sahabat-sahabat yang memang jagoan di bidang ini.

Saya paling suka memotret suasana matahari terbenam alias sunset, terutama yang lokasinya di laut. Entah kenapa, saya merasa tidak pernah bosan menikmati suasana sunset. Suasana matahari terbenam di laut itu memberikan nuansa estetika yang luar biasa. Kombinasi warna dan suasana pantai, laut, langit, perpaduan jingga, biru, dan kelabu gelap, sungguh luar biasa! Saya bisa betah berada pada suasana tersebut.

Tetapi menurut saya, memotret sunset di laut seperti ini penuh tantangan, terutama untuk fotografer amatiran atau sekedar hobbi seperti saya. Ini sedikit pengalaman saya mengenai memotret sunset ini, yang tentu saja berasal dari kesulitan-kesulitan yang saya alami juga.

cm09
Camakila Beach – Bali (Okt. 2013)

Apa tantangannya?

Pertama, menjaga garis horizon laut agar tetap lurus. Supaya sempurna memang harus menggunakan tripod. Kalau tidak, tangan kita harus mampu diam alias tidak goyang. Goyang sedikit saja, horizon laut pun jadi miring.

Kedua, menangkap momen matahari terlihat jelas saat mau terbenam di horizon laut. Ini membutuhkan kesabaran ekstra dan juga keberuntungan. Jika langit berawan atau berkabut, maka momen ini tidak bisa diperoleh. Kalau pun langit cerah, kita harus cepat memotretnya karena momen ini hanya sebentar. Telat sedikit, matahari sudah hilang.

Ketiga, menangkap momen pantulan cahaya matahari yang jingga atau memerah di lautan, sehingga membentuk suatu garis sinar utama dan bayangannya di lautan. Kita memang harus mampu menangkap momen ini saat mataharinya kelihatan jelas mau terbenam, karena kalau tertutup awan, kita tidak bisa memotret pantulan berbentuk garis lurus tersebut.

Keempat, menangkap bias-bias sinar jingga di sela-sela awan. Suasana langit yang berwarna jingga atau merah juga perlu menjadi bagian dari potret itu.

Kelima, jangan lupa menyertakan suasana lautnya, seperti pecahan gelombang atau ombak yang sampai ke pantai.

Jika kelima point di atas bisa dipenuhi, kalau saya sih sudah sangat puas .. hehehehe ..

Oh ya, jangan lupa selalu siap (standby) dengan perangkat foto yang sudah diatur, sehingga begitu momen menarik muncul, kita bisa langsung memotretnya. Kecepatan mengabadikan momen adalah salah satu kunci dalam mendapatkan foto yang menarik.

Nah, itu dulu tips ringan dari saya. Terima kasih.

Salam
Riri

cpl67
Tanah Lot – Bali (Nov. 2013) .. saya gagal mendapatkan kelima point di atas karena langit berawan .. this is the best picture that i could take ..

3 responses

  1. […] Memotret matahari tenggelam di pantai Muaro Lasak di Kota Padang – Sumatera Barat .. Senin, 16 Februari 2015 .. oh ya, silakan lihat tulisan pendek saya tentang memotret sunset di sini. […]

  2. Love them all,,,,;-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s