ONE NIGHT IN BANGKOK

[Silakan klik untuk melihat video clip di atas]

BK110

Cuaca yang sangat cerah menyambut kami di kota Bangkok di siang hari (29 Juni 2013). Kami dijemput oleh Anuk, sahabat Lekie (kawan kami di Phuket) di bandara internasional Don Mueang di Bangkok. Dari bandara kami langsung menuju hotel Grand Diamond tempat kami menginap yang berada di wilayah pusat perbelanjaan di kota Bangkok, yaitu Sukhumvit. Kota Bangkok yang sangat cerah terlihat dari jendela kamar kami di lantai 20.

BK114

Sampai di hotel, ternyata kami semua kelaparan. Nah, tidak jauh dari hotel kami melihat Kentucky Fried Chicken, dan kami merasa di situ makanan lebih “terjamin halal-nya”. Menarik, ternyata di Bangkok orang-orang makan di KFC menggunakan sendok, garpu, dan pisau pembelah ayam goreng. Lain daerah, lain kebiasaan.

BK112

Malamnya kami makan malam sambil menelusuri sungai terbesar yang membelah kota Bangkok, yaitu Chao Paraya. Kami naik Grand Pearl Dinner Cruiser menelusuri sungai Chao Paraya di malam hari melewati berbagai ikon kota Bangkok di waktu malam seperti Wat Arun, Grand Palace, dan sebagainya. Ternyata paket wisata seperti ini sangat diminati di kota Bangkok. Saya melihat banyak sekali kapal-kapal seperti ini lalu lalang di sungai ini. Sebenarnya Bangkok ini mirip dengan Jakarta, ya macetnya, hiruk-pikuknya, dan sebagainya. Tetapi yang berbeda adalah sungainya tidak ada sampah sama sekali walaupun tidak jernih juga, dan sungai pun bisa jadi komoditas wisata.

bk148

bk155

bk157

Oh ya, sebelum naik ke kapal, kami berkesempatan menikmati matahari terbenam di atas sungai Chao Paraya ini.

bk142a

bk150

Kata tour guide yang menemani kami, Bangkok ini sudah punya segala macam fasilitas transportasi, tetapi tetap tidak mampu mengatasi masalah kemacetan lalu-lintas, bahkan mungkin kota ini memiliki tingkat kemacetan lalu-lintas tertinggi di dunia. Sebenarnya Bangkok di siang hari tidak begitu menarik, makanya mereka banyak menjual paket wisata di malam hari. Mungkin itulah yang dimaksud Murray Heat dalam lagunya yang hits di tahun 80-an “One Night in Bangkok”.. kalau sudah malam, apapun ada di kota ini .. hehehe

bk506

bk510

Hari kedua di Bangkok, siang ini sampai sore kami mengunjungi ikon-ikon kota Bangkok. Cuaca terlihat sangat bersahabat untuk jalan-jalan siang. Untuk bisa memasuki Istana Kerajaan dan kuil-kuil di sini, kita harus berpakaian sopan dan rapi. Itu diingatkan oleh si tour guide karena aturannya sangat ketat. Oh ya, menyewa tour-guide dan mini van yang ekslusif hanya untuk sekeluarga ternyata cukup murah lho. Jika hari pertama kami ditemani oleh Anuk, maka hari kedua ini kami ditemani oleh Poppy. Terlihat Poppy lebih enjoy menjadi seorang tour-guide, bahasa Inggris-nya sangat baik, dan mampu menjawab setiap pertanyaan dengan baik, dan yang penting orangnya sangat ramah.

bk516

Membuat suatu paket wisata itu ternyata gampang-gampang susah, tetapi lebih banyak gampangnya. Seperti di Bangkok, menelusuri sungai dan kanal-kanal kecil di kota pun bisa jadi paket wisata yang diminati, tetapi menjadi susah kalau memang tidak kreatif.

bk518

bk525

bk540

Ada juga Madame Tussauds, ini juga suatu paket wisata yang kreatif dan menarik, walaupun secara value yang ditawarkan, saya tidak menemukan sesuatu yang menarik minat saya. Tetapi banyak yang mengunjungi, walaupun hanya sekedar melihat-lihat patung lilin tokoh idola tanpa nilai-nilai historis atau budaya sama sekali.

bk543

Acara jalan-jalan di Bangkok berakhir di Paragon, sebuah mal terbesar di kota ini. Setelah itu kami menuju Don Meuang International Airport untuk kembali ke Indonesia .. Until we meet again, Bangkok ..

bk545

bk547

bk550

Ini sekaligus mengakhiri semua rangkaian perjalanan kami di tiga kota selama seminggu, Kuala Lumpur – Phuket – Bangkok ..

Beberapa sudut kota Bangkok yang terekam di kamera saya dapat dilihat di sini.

Salam
Riri

3 responses

  1. […] Setelah ISAHP 2013 ini, saya pun berkesempatan jalan-jalan bersama keluarga di Kuala Lumpur, Phuket, dan Bangkok. […]

    1. Mas Riri, sy ada rencana ke Bangkok boleh sy minta no. Kontak / email tour Guide-nya yg menemani Mas dan keluarga waktu di sana ?

      1. bisa kontak Ms Lekkie di phuketkingtravel@gmail.com .. walau dia di Phuket, dia bisa kontak koleganya di Bangkok .. orangnya baik kok😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s