PENDIDIKAN KEPOLISIAN

lemdik03

Selama tiga hari (07-09 Januari 2013) yang lalu, saya bersama beberapa kolega saya sesama konsultan diundang untuk mengikuti Rapat Koordinasi Lembaga Pendidikan Polri. Rapat ini diikuti oleh semua kepala sekolah di lingkungan Polri seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa), Sekolah Pendidikan Khusus Kejahatan Transnasional (Diksusjatrans), Sekolah Polisi Negara (SPN) di lingkungan Polda se-Indonesia, serta Pusat Pendidikan bidang keahlian tertentu di Polri. Tentu saja tidak ketinggalan para perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan pendidikan di Polri.

Acara ini dipimpin oleh Kepala Lembaga Pendidikan Polri yang baru, yaitu Komjen Pol. Budi Gunawan, yang rupanya juga sudah beberapa kali bertugas di lingkungan pendidikan Polri. Acara ini dilaksanakan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian di Jakarta. Acara utama berlangsung di Auditorium dan terdapat 11 isu yang dibahas dalam 11 focus group discussion (FGD) yang dibagi atas 6 (enam) sub-komite yang dilaksanakan di ruang-ruang kuliah di sana. Acara ini merupakan tindak lanjut dari semua keputusan Sidang Pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan Polri yang dilaksanakan pada akhir tahun 2012 yang lalu.

lemdik08Pada rapat ini dibahas berbagai isu strategis mengenai pendidikan kepolisian di Indonesia, tentu saja di lingkungan Polri. Pertama, adanya keinginan untuk meningkatkan mutu lulusan Akademi Kepolisian menjadi setingkat dengan S1, bukan lagi D3 seperti selama ini. Hanya saja, masih muncul perdebatan apakah ilmu kepolisian ini merupakan sebuah disiplin ilmu atau ilmu terapan. Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi di Indonesia memang membagi ilmu itu atas dua bidang, yaitu disiplin ilmu akademik serta ilmu terapan, di mana keduanya memiliki jalur pendidikan yang berbeda.

lemdik01Isu kedua adalah membahas Sistem Pendidikan Polri secara menyeluruh dan komprehensif, dan harus diselaraskan dengan sistem pembinaan karir di lingkungan Polri, termasuk dalam hal ini adalah jabatan fungsional sebagai pendidik (dosen, widyaiswara, instruktur, dan sebagainya). Saat ini sering dipersepsikan bahwa jika seorang anggota Polri ditugaskan di lingkungan pendidikan, maka dia dianggap “terbuang”, “diparkir sementara”, dan sebagainya. Sehingga mereka umumnya tidak memiliki motivasi tinggi ketika bertugas di lingkungan pendidikan. Ada keinginan untuk mengubah sistem, di mana hanya mereka yang terbaik lah yang bisa bertugas sebagai pendidik, dan penugasan sebagai pendidik adalah suatu percepatan dalam jalur karir sebagai polisi. Nah, semua sistem itu harus dikembangkan.

Di samping berbagai isu strategis tersebut, beberapa isu teknis operasional juga dibahas. Misalnya kesiapan semua Sekolah Polisi Negara di berbagai Polda dan Pusat Pendidikan untuk mendidik para bintara Polri tahun ini. Pada tahun 2013 ini, Polri akan menerima lebih dari 20.000 bintara dan tamtama yang baru. Ini adalah salah satu percepatan yang dilakukan pemerintah untuk menambah jumlah personel polisi di Indonesia, karena berdasarkan analisis yang pernah dilakukan, ternyata Indonesia kekurangan sekitar 200.000 polisi supaya mampu mencapai rasio polisi dan masyarakat yang cukup menurut standar PBB.

lemdik20

Pada kesempatan ini saya juga berkenalan dengan banyak para perwira muda Polri yang berpendidikan tinggi (beberapa berpendidikan S3 dari berbagai universitas papan atas di Indonesia) dan mereka sangat visoner. Berdiskusi dengan mereka sangat menyenangkan, dan saya optimis jika pimpinan Polri ada di tangan mereka, maka masa depan Polri akan membaik dan menimbulkan rasa optimis. Semoga mereka tidak terkontaminasi dengan praktik-praktik yang tidak terpuji dan tetap di jalur idealisme mereka.

Semoga Polri menjadi lebih baik ..

Salam
Riri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s