SIDANG DEWAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLRI

IMG_5334Kemarin (27/12/2012) saya diundang untuk mengikuti Sidang Pleno Tahunan Dewan Pendidikan dan Pelatihan (Wandiklat) Polri bertempat di Ruang Rapat Utama Mabes Polri. Rapat ini membahas mengenai evaluasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di lingkungan Polri, baik yang diselenggarakan secara internal oleh Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) seperti di Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Sekolah Polisi Negara (SPN), dan sebagainya, serta yang diselenggarakan eksternal seperti pengiriman personel ke berbagai lembaga pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Sidang ini juga membahas rencana pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan Polri tahun 2013 yang akan datang.

Saat ini Polri sedang melakukan penataan ulang sistem pendidikannya, mulai dari mengubah lulusan Akademi Kepolisian menjadi setara S1 atau D-IV (masih dalam pembahasan), kemudian penataan ulang peran lembaga pendidikan terutama Akpol dan STIK berkaitan dengan perubahan pendidikan Akpol tersebut. Masalah penataan ulang dan integrasi kurikulum juga menjadi pembahasan, karena dirasa perlu dilakukan modernisasi. Juga penataan ulang kapasitas daya tampung lembaga pendidikan, berkaitan dengan banyaknya personel Polri (sekitar 387.470 orang) dan semuanya tentu harus mendapatkan pendidikan secara berkala, terutama pendidikan lanjutan.

Pada sidang ini juga dibahas rencana strategis untuk menerapkan sistem pendidikan Polri berbasis teknologi informasi, yaitu penggunaan sistem e-learning untuk pembelajaran jarak jauh, serta sistem pendidikan berbasis kompetensi. Ini juga pekerjaan yang tidak mudah, karena masih muncul kesan bahwa personel Polri yang dimutasi ke lembaga pendidikan merasa mereka mendapatkan “hukuman” sehingga proses pendidikan ini memang masih belum optimal akhirnya.

Pada kesempatan ini juga dibahas prinsip-prinsip pemolisian universal (universal policing principles), yaitu community policing atau pemolisian masyarakat, yaitu :
– mengkedepankan preemptif dan preventif,
– lebih banyak melibatkan masyarakat,
– memberdayakan pengawasan internal
– membangun kesetaraan polisi dan masyarakat
– membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup.

Kemudian juga dibahas bahwa kepolisian di negara manapun di dunia ini (tidak hanya di Indonesia), sekarang menghadapi berbagai macam tekanan (pressure) dari berbagai pihak dalam menjalankan tugas-tugasnya. Tekanan-tekanan itu adalah :
– Tekanan politik negara
– Tekanan para politisi
– Tekanan pihak militer
– Tekanan ahli-ahli hukum
– Tekanan penegak hukum lainnya
– Tekanan media massa
– Tekanan masyarakat

Tekanan-tekanan ini memaksa organisasi kepolisian manapun di dunia untuk berubah dan menerapkan prinsip democratic policing dengan tetap berpegang kepada koridor hukum dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi harus cerdas dan mampu berdebat dengan pengacara dalam persidangan. Polisi juga harus cerdas mampu menjaga ketertiban umum tanpa melanggar HAM. Banyak lagi hal-hal yang memaksa polisi itu harus cerdas, dan memang secara prinsip seorang polisi itu adalah knowledge worker.

Menurut saya, masih banyak hal-hal mendasar yang masih perlu dibenahi oleh Polri sebelum masuk ke hal-hal yang lebih advanced. Tetapi benar juga, sambil membehani hal-hal mendasar tersebut, seperti sistem dan prosedur, mental dan perilaku aparat, maka modernisasi juga harus dijalankan, karena kalau tidak Polri akan tertinggal di perkembangan zaman digital ini.

Semoga menjadi lebih baik ..

Salam
Riri

4 responses

  1. […] dapat dilihat di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, di sini, serta di […]

  2. […] dilaksanakan di ruang-ruang kuliah di sana. Acara ini merupakan tindak lanjut dari semua keputusan Sidang Pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan Polri yang dilaksanakan pada akhir tahun 2012 yang […]

  3. […] dilaksanakan di ruang-ruang kuliah di sana. Acara ini merupakan tindak lanjut dari semua keputusan Sidang Pleno Dewan Pendidikan dan Pelatihan Polri yang dilaksanakan pada akhir tahun 2012 yang […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s