SAJAK SEKELOMPOK ILALANG

sekelompok ilalang tumbuh di tengah padang rumput
tiap pagi disegarkan embun sebelum dihangatkan matahari
selalu menjadi saksi lalu-lalangnya anak-anak riang
dengan penuh senyum berangkat menuju sekolah

sekelompok ilalang tumbuh di tengah padang rumput
selalu tersenyum melihat wajah-wajah ceria berlarian
hidup memang belum terasa ada beban apapun
hidup adalah kisah manis yang penuh tawa

sekelompok ilalang tumbuh di tengah padang rumput
juga prihatin jika sore datang menjelang akhir hari
melihat si pengemis dan si pemulung mengais hidup
tak ada tawa ceria dan hidup terasa penuh nestapa

sekelompok ilalang tumbuh di tengah padang rumput
jika gelap datang merasa kecut dengan kehidupan malam
bau alkohol, musik murahan, dan cekikik tawa selalu hadir
berkisah sisi lain dari kehidupan yang terpinggirkan

sekelompok ilalang tumbuh di tengah padang rumput
dia saksi bisu mengenai hari demi hari yang berlalu
mungkin dia sudah membingkai cerita tentang hidup
yang tak selalu bisa kita sentuh dan rasakan

(Riri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s