[OPINI] TRANSFORMASI SI JURAGAN SURAT

Opini saya hasil wawancara oleh majalah SWA mengenai transformasi bisnis di PT. Pos Indonesia (Posindo), dimuat di majalah SWA No. 22 | XXVII | 18 – 28 Oktober 2012 | halaman 99 – 100. Terima kasih untuk Mas Sudarmadi dari majalah SWA yang sudah memuat opini saya tersebut.

——–

Strategi Kunci Transformasi Posindo :

1. Menggeser model bisnis : pabrik surat dan kanal keuangan pasar korporat.

2. Memperbaiki dan merekayasa ulang proses kerja (investasi TI besar-besaran).

3. Mendongkrak kebanggan dan harga diri karyawan.

4. Membangun mindset baru : aktif mencari pasar.

5. Meningkatkan kembali kompetensi SDM.

———

Melihat proses transformasi di Posindo, Riri Satria, konsultan manajemen yang juga pendiri & CEO Value Alignment Advisory (VA2) mengingatkan bahwa dalam bisnis ada satu prinsip, yakni : If you have the power, then surf against the wave, but if the waves is too strong for you, then surf by riding the waves. Maksudnya?

Apa yang terjadi di Posindo, lanjut Riri, tampak perusahaan itu memilih riding the waves, di mana gelombang itu adalah perkembangan teknologi informasi yang benar-benar masif dan mengguncang bisnis Posindo. Riri yakin keputusan itu dibuat karena Posindo punya tim manajemen yang visioner sehingga tidak menjadikan TI sebagai beban atau musuh melainkan sebagai peluang bisnis baru.

Mengutip salah satu teori organisasi yang dikenal dengan the contigency theory of organization, Riri yang dosen Universitas Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan akan memiliki kinerja yang baik apabila sanggup melakukan strategic positioning terhadap perubahan lingkungannya. “Posindo berhasil melakukan transformasi dengan memanfaatkan keunggulan dan perkembangan TI untuk mengembangkan bisnisnya,” Riri menjelaskan.

Toh Riri menyarankan agar Posindo menetapkan model bisnis yang baru secara formal, termasuk diwujudkan dalam visi, misi, strategi, sistem nilai, serta desain organisasi perusahaan yang baru. Implementasi KPI juga mesti dijalankan tegas. Peningkatan kompetensi semua karyawan, termasuk di tingkat manajerial, juga harus digalakkan, termasuk semangat perubahan yang terus menyala.

“Prinsipnya, the situation is different now, so your competency should be different as well,” pesan Riri. Pada akhirnya Posindo harus tetap bisa membuktikan setelah transformasi, kinerja perusahaan membaik dan kondisinya stabil kembali.

One response

  1. sukma indar kurniawan | Balas

    Mantap sekali Pa Riri๐Ÿ™‚
    “If you have the power, then surf against the wave, but if the waves is too strong for you, then surf by riding the waves”
    Namun untuk tantangan yang berasal dari TI, apakah bisa kita hanya berprinsip pada klausa kedua? if the waves is too strong for you, then surf by riding the waves
    Karena perkembangan TI itu tidak bisa di tahan namun harus diikuti.
    Bagaimana dengan pendapat ini Pa?๐Ÿ™‚

    Salam,
    My Words

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s