TREND SAAT INI : ROBOTIK DAN GAME (DARI COMPFES 2012)

Tadi siang (14 Oktober 2012) saya mengunjungi acara Computer Festival 2012 (informasi lengkap ada di sini) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom-UI) bertempat di Kampus UI Depok. Saya ke sana bersama dengan keluarga, karena anak-anak saya juga menaruh minat yang tinggi kepada dua hal yang kelihatannya menjadi topik utama kali ini, yaitu robotik dan game.

Saya dan keluarga sangat mengapresiasi hasil karya para anak bangsa, terutama para mahasiswa, bahkan juga para siswa tingat SLTA, yang sanggup membuat karya yang hebat, seperti di dunia robotik dan game. Saya sangat kagum kepada hasil karya tim robotik dari Universitas Indonesia yang menjadi juara pada kompetisi robotik tingkat nasional, dan menampilkan robot yang sanggup melakukan tari topeng. Di samping itu juga dipamerkan berbagai robot lainnya, seperti robot pemain bola, pemadam kebakaran, dan sebagainya.

Begitu juga dengan game, banyak sekali game yang dihasilkan dan sangat kreatif. Ini bisa menjadi salah satu produk andalan Indonesia memasuki era creative economy. Berbagai game dihasilkan, terutama yang bisa jalan di media kecil seperti handphone. Topik game pun beragam, dan yang lebih hebat topiknya pun sangat bernuansa Indonesia. Kedua anak saya betul-betul menikmati game tentang angkot, panjat pinang, dan sebagainya.

Satu lagi yang menarik perhatian saya adalah kompetisi robotik. Menurut panitia, Peserta dari kompetisi ini adalah siswa/i SMA atau sederajat yang berada di seluruh Indonesia. Kompetisi ini berupa Maze-Solving Robot Competition. Kompetisi ini bersifat tim yang beranggotakan maksimum tiga orang. Robot yang ditampilkan boleh robot buatan sendiri, rakitan, atau robokit. Kompetisi ini bertujuan untuk melatih pola pikir peserta untuk dapat menyelesaikan lintasan yang telah disediakan dengan algoritma tertentu dan mencapai finish dengan waktu tercepat. Lintasan yang digunakan berwarna dasar putih dengan garis berwarna hitam selebar 2 cm. menurut saya, algoritma yang harus disusun lumayan rumit, apalagi untuk ukuran siswa SLTA.

Sayang sekali, saya dan keluarga tidak bisa lama-lama mengunjungi acara tersebut, karena menjelang sore kami sudah harus meninggalkan lokasi karena ada kegiatan lainnya. Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi apa-apa yang ditampilkan di acara ini yang hampir semuanya adalah karya anak bangsa sendiri.

Selamat untuk semuanya, termasuk untuk para panitia. Sukses selalu ..

Salam
Riri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s