MENGAPA SULIT MENYUSUN KEY PERFORMANCE INDICATORS?

Kemarin (11/10/2012) saya diundang untuk memberikan seminar singkat yang sifatnya refreshing mengenai penyusunan rencana tahunan perusahaan dengan menggunakan balanced scorecard untuk PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), dilaksanakan di Novotel Bogor. Ini adalah refreshing karena hal sejenis pernah dibahas sebelumnya (lihat di sini). Hanya saja, pada acara kali ini ada beberapa pejabat baru di jajaran manajemen perusahaan ini, sehingga buat mereka ini adalah hal yang baru.

Ada suatu pertanyaan menarik dari seorang peserta, yaitu berkaitan dengan penyusunan key performance indicators (KPI). Mengapa terasa sulit sekali menyusun KPI itu? Di sisi lain, KPI itu penting karena menggambarkan ukuran atau indikator prestasi suatu jabatan tertentu di dalam organisasi.

Menurut saya, terdapat dua definisi “sulit” dalam menyusun KPI. Pertama, sulit karena memang belum memahami bidang tersebut, sehingga belum memahami KPI yang relevan. Misalnya, jika belum memahami manajemen teknologi informasi dengan baik, maka pasti dia tak akan bisa menentukan KPI untuk departemen teknologi informasi tersebut. Definisi “sulit” kedua adalah sulit untuk menyepakati KPI yang akan dipergunakan di dalam organisasi. Kesepakatan sulit dibuat karena biasanya adanya benturan kepentingan berkaitan dengan KPI, dan untuk itu, peranan atasan untuk menengahi dan menjadi pembuat keputusan menjadi penting.

Terima kasih atas undangan yang diberikan, semoga mampu memberikan manfaat untuk PT. Askrindo.

Salam
Riri Satria

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s