PENGALAMAN DI INDONESIA KNOWLEDGE FORUM 2012

Jum’at pagi (28 September 2012), pukul 7:10 pagi saya sudah sampai di Ritz Carlton / Pacific Palace di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD). Mall Pacific Palace masih tutup, tetapi kendaraan sudah ramai lalu-lalang di kawasan itu.

Pagi ini adalah sesi saya pada acara hari kedua Indonesia Knowledge Forum 2012 yang dilaksanakan di Ballroom Ritz Carlton. Acara sebenarnya dimulai pada pukul 08:30, tetapi saya tidak mau mengambil risiko telat sampai ke kawasan ini, mengingat macetnya lalu lintas menuju Jakarta di jalan tol Jagorawi dari Cibubur pada hari Jum’at pagi. Tetapi ternyata saya malah terlalu pagi sampai di sini. Tak apa-apa lah, ada kesempatan untuk sarapan dan menikmati kopi hangat dulu di sebuah cafe di lantai dasar mall yang kebetulan sudah buka. Apalagi ditemanin isteri, lumayanlah kencan pagi dulu🙂

Sekitar jam 8:10 saya sudah memasuki ruangan acara di Ritz Carlton. Sejumlah panitia dengan ramah dan sangat helpful menyambut saya untuk mempersiapkan peralatan presentasi. Tetapi ruangan masih kosong. Oh ya, pagi itu ada enam sesi paralel, yaitu Emirsyah Sattar (CEO Garuda Indonesia) di sesi ekonomi, lalu I Ketut Mardjana (Dirut Pos Indonesia) di sesi leadership, Danny Pramono (CEO Sour Sally) di sesi kreativitas dan inovasi, Eddy Wiriadinata (Direktur Acceleration Learning), Wahyu Saidi (Senior Consultant Primasi) di sesi manajemen SDM, dan tentu saja saya di sesi teknologi informasi. Mengingat ada nama besar Emirsyah Sattar di sana, maka saya menduga peserta akan membludak di sesi Pak Emir, dan lima sesi lainnya tidak akan begitu ramai (belakangan saya tahu Pak Emir tidak bisa hadir dan diwakili oleh salah seorang VP Garuda Indonesia).

Jam 08:30, dan baru beberapa orang peserta yang hadir di ruangan sesi saya. Oh ya, saya menyampaikan topik yang berjudul “Network Economy and the Impact to Business Model“. Saya iseng-iseng mengintip ruangan yang lain, ternyata kondisinya sama saja, belum banyak peserta. Akhirnya, panitia mengumumkan acara ditunda mulainya menjadi jam 9:00 karena memang situasi Jum’at pagi penuh kemacetan di Jakarta.

Benar juga. Jam 9:00 peserta sudah mulai ramai, dan acara pun dimulai. Pembawa acara pun memperkenalkan saya, dan saya pun memulai presentasi. Jatah waktu yang diberikan kepada kami adalah 80 menit, yang terdiri dari presentasi selama 40 menit dan tanya jawab juga 40 menit. Inti dari bahan prsentasi saya bisa dilihat di sini.

Pada sesi tanya jawab, saya mendapatkan tanggapan serta pertanyaan yang lumayan banyak. Tanggapan yang menarik datang dari Ibu Enny Hardjanto, mantan Vice Presiden Credit Card Citibank, dan sekarang punya consulting firm sendiri. Beliau menanggapi tentang kesenjangan generasi, antara generasi tua yang berasal dari baby boomers dengan generasi saat ini atau net-generation (sering juga disebut generation-X). Ini menjadi masalah pelik bagi perusahaan, karena memang terdapat perbedaan karakter yang signifikan antara kedua generasi ini. Tetapi walau bagaimana pun kedua generasi ini harus bisa nyambung dalam komunikasi dan tugas perusahaan untuk memfasilitrasi situasi ini.

Ada juga tanggapan yang menarik dari salah seorang peserta dari sebuah perusahaan properti di Surabaya. Beliau sekarang memahami kenapa website dan forum yang beliau siapkan dulu ternyata tidak diminati oleh masyarakat dunia digital dan tidak berhasil membentuk suatu social capital, karena memang tidak dimanajemeni social interaction yang ada dengan baik. Akibatnya internet tidak membawa manfaat yang signifikan untuk pengembangan bisnisnya. (saya pernah menulis dulu tentang hal ini di sini)

Saya sungguh terkesan dengan tanggapan dan pertanyaan yang muncul. Banyak juga pertanyaan yang membuat saya tertegun dan merasa mendapatkan tantangan untuk berpikir lebih lanjut lagi. Tak disengaja, ini pun memotivasi saya untuk mempelajari topik ini lebih mendalam lagi.

Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia Indonesia Knowledge Forum 2012 yang sudah mengundang saya sebagai salah satu pembicara. Sungguh menyenangkan bisa berada di forum tersebut, bertemu dengan orang-orang hebat dengan pemikiran-pemikiran hebat pula. Acaranya pun dikemas dengan nuansa yang apik sehingga tidak membosankan, plus panitianya juga sangat ramah dan informatif.

Terima kasih untuk semuanya, salam sukses selalu.

Riri

5 responses

  1. […] Saya juga pernah menuliskan bagaimana kaitan social capital dengan social media di tulisan yang ini. Saya pun pernah mempresentasikan hasil penelitian saya berkaitan dengan social capital pada Indonesian Knowledge Forum 2012 yang lalu. […]

  2. […] apik sehingga tidak membosankan, plus panitianya juga sangat ramah dan informatif. (Silakan baca di sini, di sini, dan juga di […]

  3. […] tail, groundswell and open leadership, social capital, serta bahan yang saya presentasikan pada Indonesian Knowledge Forum 2012 (lihat di […]

  4. […] bercerita mengenai riset saya mengenai social media dan business strategy, yang saya sampaikan pada Indonesia Knowledge Forum 2012 yang lalu. Terlihat Kang Pepih pun antusias mendengarkannnya. Terima kasih […]

  5. […] social media adalah di dunia bisnis. Seperti yang pernah saya bahas dalam presentasi saya pada Indonesia Knowledge Forum 2012 yang lalu, maka social media pun sudah memberikan kontribusi terhadap dunia bisnis dengan mengubah […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s