PENGECUT

Apakah yang dimaksud pengecut atau memiliki mental pengecut? Menurut saya ada 5 (lima) definisi pengecut, yaitu :

Pertama, lari dari tanggung jawab, atau berani berbuat tetapi tidak berani bertanggung jawab. Ini berlaku mulai dari koruptor kelas kakap yang berani memakan uang negara dalam jumlah besar, tetapi begitu dikejar aparat penegak hukum langsung kabur ke luar negeri. Juga berlaku untuk rakyat kecil, seperti sopir angkot yang ugal-ugalan lalu menabran orang, langsung kabur dan lari. Definisi ini juga diberikan untuk para pria yang melakukan pidana perkosaan, atau para pria yang lari dari tanggungjawab karena sudah menodai perempuan. Mental pengecut ini juga diberikan kepada mereka yang melempar tanggungjawab perbuatan buruknya kepada orang lain alias dia yang melakukan tetapi menuduh orang lain, atau merekayasa fakta-fakta sehingga orang lain yang menjadi tertuduh.

Kedua, melakukan tindakan melawan hukum atau norma-norma secara bersama-sama, alias beraninya kalau bergerombol, sedangkan kalau sendiri-sendiri tidak berani. Misalnya para pengendara sepeda motor yang secara bergerobol (jumlahnya bisa puluhan, mungkin ratusan) yang melawan arus lalu-lintas atau menerobos lampu merah. Termasuk ke dalam kategori ini mereka yang suka main keroyokan, dan sebagainya. Ini juga terdapat pada semua lapisan masyarakat, mulai dari tingkat elit sampai masyarakat miskin sekalipun. Hal ini juga berlaku kepada mereka yang memiliki kekuatan media untuk memutarbalikkan fakta sehingga menimbulkan opini yang keliru pada masyarakat.

Ketiga, tidak berani berbuat sesuatu, padahal dia memiliki kewenangan, dan bahkan kewajiban untuk melakukan hal tersebut. Misalnya, aparat penegak hukum yang tidak berani menangkap para koruptor atau pelaku kejahatan lainnya walaupun para aparat ini memiliki kewenangan untuk itu, tetapi dia enggan menggunakan kewenangan tersebut, walaupun itu adalah kewajiban.

Keempat, memiliki kemampuan atau kekuatan yang besar, tetapi hanya berani menantang lawan-lawan yang kecil yang jauh dari sepadan. Misalnya memiliki badan besar, tetapi sok jagoan sama yang badannya kecil. Termasuk ke dalam kategori ini adalah negara dengan kekuatan militer yang kuat tetapi menyerbu negara-negara yang lemah.

Kelima, melakukan tindak kejahatan yang membahayakan orang banyak secara diam-diam. Misalnya memasang bom secara diam-diam di tempat ramai lalu meledakkannya dan menyebabkan banyak orang tewas. Kalau memang mau melakukan perang, lakukanlah secara terbuka, jangan diam-diam. Ini juga berlaku untuk perusahaan-perusahaan yang membuang limbah secara diam-diam di sungai sehingga mencemarinya, akibatnya penduduk di sekitar itu tidak bisa lagi mendapatkan air bersih. Ini juga mental pengecut.

Bagaimana menurut Anda? Banyakkah para pengecut dalam masyarakat kita? Ada yang mau menambahkan?

Salam
Riri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s