MUNAS PERTAMA ALUMNI FAK. ILMU KOMPUTER UNIV. INDONESIA

Kemarin (16/04/2011) telah dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) Pertama Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom-UI) berlokasi di Kampus Fasilkom-UI di Depok. Munas ini terbuka untuk semua alumni Fasilkom-UI, baik S1, S2, maupun S3. Munas ini adalah suatu akhir dari perjalanan panjang sekaligus sebagai awal suatu era yang baru. Mengapa demikian? Sejak pertama kali meluluskan alumni pertama kali tahun 1991, alumni Fasilkom-UI belum memiliki suatu wadah formal atau resmi sebagai suatu organisasi alumni.

Pada tahun 1998, atas inisiatif beberapa alumni Fasilkom-UI yang senior, maka dibentuklah suatu presidium yang secara “de facto” mewakili keberadaan alumni Fasilkom-UI dalam berbagai kegiatan alumni Universitas Indonesia. Saat itu yang dipilih sebagai Ketua Presidium adalah Perry Rumantir, sahabat seangkatan saya di Fasilkom-UI angkatan 1988. Saya sendiri juga anggota Presdium tersebut. Rapat Presdium juga lah yang memutuskan untuk menaruh saya pada jabatan Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) yang mewakiliki alumni Fasilkom-UI masa bakti 2007 – 2011. Salah satu tugas utama presidium saat itu adalah mengadakan semacam Munas Alumni Fasilkom-UI dan mendirikan organisasi formal untuk Ikatan Alumni Fasilkom-UI.

Kemarin, Denny Yerianto, alumni Fasilkom-UI angkatan 1987 memimpin jalannya Munas ini yang juga mewakili Presidium tersebut, sehingga tugas Presdium pun selesai. Acara ini juga bisa terselenggara atas inisitif dan dukungan aktif para alumni Fasilkom-UI yang kebetulan sudah memiliki jabatan manajerial di kampus Fasilkom-UI yaitu Dina Cahyati dan Ruli Manurung. Mereka berdua lah yang sangat berjasa membangun inisiatif untuk menyelenggarakan acara ini. Rapat perdana untuk persiapan acara ini sudah dimulai sejak bulan Oktober 2010 yang lalu, dan sekitar 6 bulan setelah itu, maka acara ini terselenggara dengan baik. Pada hari itu (16 April 2011), Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia resmi terbentuk.

Disamping mendirikan organisasi formal Ikatan Alumni Fasilkom-UI, acara Munas ini juga diisi dengan pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Fasilkom-UI yan pertama. Sampai hari pelaksanaan kemarin, calon yang masuk hanya 2 (dua) nama, yaitu Prihandoko (angkatan 1986) dan saya sendiri. Pada awalnya saya sungkan untuk maju sebagai calon ketua umum, karena saya tahu persis bahwa jabatan dalam organisasi alumni seperti ini banyak “pengorbanannya”, bisa waktu, biaya, dan bahkan kesabaran pun diuji (sudahlah kita bekerja tranpa pamrih, selalu ada saja kawan-kawan alumni yang memberikan kritik pedas padahal sesungguhnya ini adalah pekerjaan kolektif dan organisasi ini milik kita semua, dan ini bukanlah suatu profesi yang mendatangkan benefit, melainkan justru murni pengabdian). Banyak pihak yang mendorong saya maju sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fasilkom-UI yang pertama. Tetapi sampai batas akhir pemasukan nama calon kepada panitia, saya tidak mengajukan diri. Pada hari terakhir itu, saya banyak menerima sms, email, bahkan pesan via Facebook, kenapa tidak mencalonkan diri?

Intinya adalah, saya tidak mau mencalonkan diri. Jika memang kita kawan-kawan ingin mencalonkan saya, maka saya meminta komitmen kawan-kawan dulu untuk ikut serta bekerja sama untuk membangun organisasi alumni kita ini. Banyak kawan yang memberikan kesanggupannya, bahkan salah satu alumni S3 yang juga kebetulan dulu dosen saya, Pak Eko Budiardjo juga memberikan dukungan dan kesanggupannya. Saya mengetahui bahwa sampai sehari menjelang Munas belum ada satu calonpun yang mendaftar. Akhirnya saya berkonsultasi dengan Denny Yerianto (alumni angkatan 1987), dan sehari sebelum acara Munas berlangsung, saya pun resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fasilkom-UI yang pertama.

Hebatnya, pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Fasilkom-UI ini dilakukan melalui voting lewat internet. Jadi, alumni yang kebetulan tidak bisa hadir di kampus saat Munas juga bisa memberikan suaranya melalui fasilitas e-voting yang dikembangkan oleh Wibisono Sastrodiwiryo (alumni MTI-UI) dan M. Ilman Akbar (alumni S1 Fasilkom-UI). Salut untuk mereka berdua, dan hasil pekerjaannya pun memuaskan.

Akhirnya, saya diberi amanah dan terpilih menjadi Ketua Ikatan Alumni Fasilkom-UI yang pertama. Ini berarti ada suatu “pengabdian yang baru” yang harus saya lakukan, suatu pekerjaan yang sebenarnya nilainya untuk profesi saya sangat kecil, tetapi mungkin kepuasan batinnya yang besar karena bisa berbuat sesuatu untuk manfaat bersama. Kawan-kawan yang tadinya mendukung rupanya juga konsisten dengan komitmennya, dan mereka menyatakan kesediaannya untuk ikut serta dalam kepengurusan yang pertama ini. Terima kasih banyak kawan-kawan. Dalam waktu dekat, akan saya umumkan susunan “Kabinet Ikatan Alumni Fasilkom-UI” yang pertama. Terima kasih untuk kepercayaannya, Insya Allah akan saya jalankan dengan sungguh-sungguh.

Apakah manfaatnya organisasi alumni? Susah untuk menjawab pertanyaan ini. Saya memiliki paradigma yang berbeda memandang hal ini. Pertanyaan saya, mau kita jadikan apa organisasi alumni ini? Jika pertanyaan pertama menuntut jawaban dari orang lain, sementara jawaban kedua menuntut jawaban kita secara kolektif. Apakah organisasi ini akan memberikan manfaat atau tidak, kita yang memutuskannya, kita yang mengelolanya, dan kita pula yang menjalankannya. Saya memiliki paradigma akan membawa organisasi Ikatan Alumni Fasilkom-UI ini sebagai organsiasi yang kolektif, communal-driven, kita jalankan sama-sama. Tetapi yang jelas, ada 2 (dua) visi yang harus kita tuju, yaitu menjadikan organisasi ini sebagai (1) jembatan penghubung antara kampus dan dunia industri / kerja, serta (2) wahana untuk membangun jejaring antar alumni untuk semua tujuan baik, apapun tujuan itu, asalkan mendatangkan manfaat.

So, terima kasih kawan-kawan atas kepercayannya, mari kita bangun bersama organisasi ini …

Salam
Riri Satria

4 responses

  1. Yang paling pantas memimpin memang mereka yang tidak mencari jabatan tapi tetap ikhlas ketika diberi amanah.

    Selamat bang Riri, semoga sukses mewujudkan visi-visinya.

    1. terima kasih Mas … ayo, kita besarkan organsiasi ini .. mohon dukungannya ya🙂

  2. terima kasih ya Mas Riri atas kesediaannya menjadi ketua umum ILUNI Fasilkom UI yang pertama🙂 smoga sukses deh🙂

    1. Nah, Dina harus bantu saya ya … terima kasih banyak🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s