KITA SEMUA PEMENANG, SAYANG …

Sewaktu nonton pertandingan final sepakbola Piala AFF kemarin di rumah rame-rame bersama keluarga, ada suatu kejadian yang membuat saya agak kaget, sekaligus mengharukan. Ini bukanlah suasana pertandingan, melainkan suasana saya di rumah bersama keluarga sewaktu menonton.

Saya memperhatikan, anak perempuan saya, Nadya (7 tahun) sangat serius menonton pertandingan tersebut, bahkan dia terlihat tegang selama pertandingan berlangsung. Lain halnya dengan anak laki-laki saya, Raihan (10 tahun) terlihat lebih santai dan malahan sekali-sekali memberikan komentar lucu selama pertandingan. Sedangkan Nadya tidak, dia terlihat serius memperhatikan, dan diam tanpa bersuara.

Pada saat Malaysia berhasil menjebol gawang Indonesia, tiba-tiba saya melihat mata Nadya memerah, dan perlahan-lahan air mata meleleh di pipinya … Ooooo .. ternyata anak cantikku ini benar-benar terlibat dengan emosi yang mendalam saat menonton timnas berlaga.

Pantesan dia begitu pengen dibelikan kaos timnas Indonesia, dan dia memilih kaos no 17 milik Irfan Bahdim. Kalau Raihan minta dibelikan kaos timnas, mungkin biasa buat saya, karena Raihan itu anak laki-laki … Tetapi ternyata, Nadya-lah yang menonton penuh emosi dan terlihat dia merasa sangat sedih saat gawang Markus Horizon dibobol pemain Malaysia.

Saat pertandingan berakhir, Nadya duduk berperlukan di pangkuan saya, dan sambil membelai rambut anak cantikku ini, saya bilang, “Dalam pertandingan, menang atau kalah itu biasa sayang, yang penting kita tidak boleh ngamuk atau marah kalau kalah, dan tidak boleh mentertawakan orang lain kalau menang .. Nah, kalau kita sudah seperti itu, kita semua jadi pemenang kok …

Entah paham atau tidak, tetapi yang jelas setelah itu, saya mendapatkan kecupan sayang dari Nadya menjelang dia siap-siap tidur … Daddy loves you too, sweety …

(Diskusi tentang topik ini juga ada di ngerumpi.com, klik di sini, dan terima kasih untuk admin ngerumpi.com karena sudah memasukkan posting ini ke artikel pilihan moderator)

4 responses

  1. anak perempuan saya yang nomor 5 namanya, Annisa (10 th) tapi dia malah hobbynya main sepak bola mungkin pengaruh teman-teman sebayanya yang laki-laki semua…

    1. hahaha .. sekarang sepakbola tidak bisa dipotret dalam perspektif gender lagi … dia sdh jadi umum tuh ..

  2. hehe, jadi ingat by dulu.. kl nonton bola pasti deg2an dan sampai telapak kaki dan tangan keringat dingin..😉 sampai2 mami bilang ; siapapun yg menang ndak ada urusan ama kita.. hehehe

    1. haha .. iya betul Bro .. aku ingat tuh ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s