BIMBINGAN AWAL TESIS / KARYA AKHIR MTI-UI SEMESTER INI

Tadi sore saya memulai sesi bimbingan tesis / karya akhir mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi – Fakultas Ilmu Komputer – Universitas Indonesia (MTI-UI) untuk semester baru ini. Saya catat ada 12 mahasiswa yang mengajukan proposal kepada saya dan tadi sore adalah kesempatan pertama untuk mendiskusikan proposal tersebut dengan mereka.

Banyak yang harus direvisi, dan mereka masih punya waktu sampai tanggal 1 Oktober ini untuk mengumpulkan revisi proposalnya. Berdasarkan catatan saya (menambah catatan yang pernah dibuat di sini), ada beberapa kekurangan yang masih harus diperbaiki oleh para mahasiswa.

1. Masalah yang paling banyak terjadi adalah tidak menguasai topik yang ingin ditulis. Misalnya, ada mahasiswa yang ingin menulis tentang balanced scorecard untuk teknologi informasi, tetapi ternyata belum memahami konsep IT scorecard dengan baik. Hal ini menyebabkan proposal yang ditulis menjadi tidak terarah dengan baik.

2. Masalah kedua terbanyak adalah tidak mengetahui alasan mengapa menulis topik tersebut. Artinya, latar belakangnya tidak jelas. Apa hal yang menjadi latar belakang sehingga tesis / karya akhir tersebut perlu dibuat? Kalaupun alasannya ada, cenderung untuk sangat normatif. Dengan demikian, mereka perlu mempertajam latar belakangnya dan disertai fakta-fakta yang relevan.

3. Berikutnya adalah masalah penguasaan metodologi penelitian. Masih banyak yang belum bisa membuat kerangka berpikir serta alur penelitian. Mereka masih belum bisa memilah dengan baik antara metode pengumpulan data, metode pengolahan data, serta metode penarikan kesimpulan. Padahal ini sudah diajarkan pada kuliah Metodologi Penelitian dan Penulisan Ilmiah yang diberikan di semester kedua.

4. Masalah logika juga muncul di sini, terutama kemampuan mengkontruksi berbagai hasil studi literatur menjadi suatu kerangka pemikiran, serta menyusun suatu desain penelitian yang baik. Kita tidak menuntut suatu kerangka yang brilian, melainkan cukuplah untuk tingkat tesis atau karya akhir tingkat S-2.

5. Nah, yang terakhir ini hal yang kecil tetapi menjengkelkan, yaitu tidak mengikuti kaidah-kaidah penulisan proposal yang diberikan pada Buku Pedoman Penulisan yang sudah dibagikan.

Lima hal di atas menjadi masalah yang umum di awal-awal penulisan tesis / karya akhir mahasiswa, di mana akhirnya dosen pembimbing harus berupaya keras mengarahkan dan juga harus tegas kepada mahasiswa. Seringkali batas waktu pengumpulan menjadi alasan, tetapi bukankah jika pemahaman sudah baik maka semua hal di atas seharusnya juga sudah baik, dan kalaupun butuh revisi, maka hanya revisi minor.

Well, mudah-mudahan ini menjadi perhatian para mahasiswa. We wish you all the the best, and good luck …

Salam
Riri Satria

9 responses

  1. ijin bertanya pak🙂
    sebenarnya apa yg menjadi kelebihan framework “ward and peppard” dibanding framework yg lain? semisal “Tozer”, “price Waterhouse” dsb.
    trims pak, maaf kalo OOT

    1. Nah Dimas .. itu adalah salah satu hal yang harus dipelajari oleh si mahasiswa .. hehehehe .. silakan mempelajari dan menganalisisnya🙂

  2. No. 1, 2, 3, (for me) the most difficult parts indeed!🙂

    No. 2, karena kadang2 proposal ditulis sebelum melakukan preliminary research ttg organisasi yg akan dibahas secara langsung. Shg dari data yg minim dan penuh asumsi, jadilah analisa ‘seadanya’.. Yang lebih menyebalkan lagi sebenarnya ketika masalah yang kita identifikasi di awal ketika membuat proposal, setelah investigasi lebih lanjut ternyata justru bukan masalah sama sekali. Back to square one deh..

    Oh, kalau kurangnya pengetahuan ttg tools masuk ke bagian mana, Pak? Sepertinya salah satu issue juga, yang membuat di angkatan saya hampir semua yang mengambil topik PSSI akhirnya menggunakan framework Ward & Peppard dg alasan krn itu tools yang diajarkan di kelas (skrg masih seperti itu juga gak ya?)

    Good luck, Pak!🙂

    1. Anna, hahahaha .. ingat waktu nulis tesis dulu ya? … well, kalau tools riset, saya masukkan ke pemahaman metodologi …

      kalau PSSI sebagian besar masih begitu … hehehe … terima kasih atas komentarnya ..

      1. hehe.. bukan, Pak.. itu tadi lagi curhat disertasi sebetulnya :p

  3. Baik Pak, terima kasih atas saran-sarannya….
    Smg kita bs membuat karya akhir dgn baik dan “mem-bumi”….🙂

    Salam,
    Hendra

    1. good luck Hendra … you can do it🙂

  4. Sedikit menambahkan pak, mungkin ini agak minor. Masih ada sedikit mahasiswa yang masih belum mengerti mengenai ruang lingkup tesis tersebut. Dampaknya harus bersifat strategis, tidak hanya sebatas business unit biasa.

    Keep sharing sir…

    Salam

    Robbi

    1. Ya betul .. ini juga perlu mendapat perhatian kakau topiknya tentang aspek manajemen TI .. thank you Rob ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s