PENGHAMBAT UNTUK JADI ORGANISASI UNGGUL

Apakah yang menghambat kita untuk mewujudkan kinerja yang unggul, baik tingkat organisasi maupun individu? Dari berbagai literatur dan pengalaman, maka setidaknya ada 4 (empat) bentuk faktor penghambat, yaitu (1) hambatan visi, (2) hambatan manajemen, (3) hambatan operasional, serta (4) hambatan sumber daya manusia.

Hambatan Visi : Strategi tidak dimengerti oleh orang-orang yang akan menjalankannya, dan tidak diterjemahkan menjadi sasaran-sasaran operasional (objectives). Strategi itu ibarat naskah sakral yang hanya disimpan oleh kalangan atas pimpinan organisasi. Tentu saja, jika tidak pernah diterjemahkan menjadi sasaran operasional, maka tentu saja strategi yang telah disusun tidak akan pernah bisa dijalankan dengan baik sesuai dengan tujuan organisasi.

Hambatan Manajemen : Sistem manajemen dirancang sebagai alat kontrol operasional yang sangat berkaitan erat dengan anggaran, dan bukan kontrol kepada strategi. Artinya, kegiatan manajemen selalu berorientasi kepada anggaran, bukannya pada strategi. Hal ini bukan berarti bahwa anggaran itu tidak penting. Anggaran memang penting, bahkan sangat penting. Hanya saja, menjadikan anggaran sebagai acuan utama kegiatan manajemen itu keliru, karena acuan utama harusnya adalah strategi organisasi yang telah disusun.

Hambatan Operasional : Proses-proses kunci tidak dirancang untuk menyelesaikan atau mendorong penggerak dari strategi organisasi. Sering kali proses kegiatan di dalam organisasi tidak berhubungan dengan strategi. Sebagai ilustrasi, sangat banyak organisasi yang mengubah strateginya, tetapi sering kali, perubahan strategi tersebut tidak diikuti dengan perubahan kegiatan operasional. Dengan kata lain, strategi berubah, tetapi kegiatan operasional tidak. Tentu saja hal ini tidak sejalan, dan strategi yang baru tersebut tidak akan pernah dijalankan karena kegiatan operasional tidak menyesuaikan diri dengan strategi organisasi.

Hambatan Sumber Daya Manusia : Tujuan-tujuan personal, pengembangan pengetahuan, dan kompetensi tidak dikaitkan kepada implementasi strategi. Sebagai ilustrasi, seringkali pelaksanaan pendidikan dan pengembangan personil di dalam organisasi itu tidak mengacu kepada strategi organisasi, lebih sering mengacu kepada anggaran. Padahal kita semua menyadari bahwa apapun strategi yang disusun oleh sebuah organisasi, nantinya akan dijalankan oleh orang-orang yang ada di dalam organisasi tersebut. Bagaimana jadinya jika justru pengembangan kompetensi personil atau sumber daya manusia itu sendiri tidak mengacu kepada strategi? Ini tentu menjadi persoalan besar, dan akhirnya strategi yang direncanakan tidak pernah bisa dijalankan dengan baik.

Apakah terjadi di organisasi anda? mudah-mudahan tidak.

Salam
Riri Satria

7 responses

  1. Setuju dgn pendapat saudaraku sebelumnya, saya mau menambahkan hambatan itu juga terjadi karena kurang intropeksi diri apalagi kalo itu terjadi pada seorang leader yg takut kekurangan dirinya kelihatan sama orang lain.

  2. Sesungguhnya hambatan itu ada di sistem gerak atau kordinasi..
    Sering kita takut untuk mengubah konsep lama pdhal konsep itu sudah efektif..

    1. yup, setuju Mas Aziz .. di sanalah umumnya letak persoalan … terima kasih atas komentarnya Mas ..

  3. setuju sekali pak dengan penghambatan untuk jadi organisasi unggul. selain leadership ya kulturnya ya pak, soalnya kultur resisten untuk melakukan perubahan mindset. rata-rata udah tahun dan paham sekali tapi yaitu …… tantangan kultur termasuk kultur kepemimpinan terutama ya di tataran birokrasi. anyway thanks so much dear brother, best regard for you and fam.

    1. yup setuju Pak Kadarmanta … terima kasih atas komentarnya … salam sukses selalu …

  4. Dan ternyata yg paling besar hambatan leadership, kagak berani dan takut menderita jika mengubah hambatan itu …. kayaknya termasuk gue … huehehehehe …

    1. hahahaha .. yup setuju, keempat hambatan tsb kalau mau dicari kata kuncinya … ya itu .. hambatan leadership … thank you Pras …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s