ENTERPRENEURSHIP VERSI MATT MULLENWEG DAN WORDPRESS

Ini sebenarnya tulisan lama, yang dibuat sewaktu saya mengikuti Wordcamp Indonesia 2009. Tetapi rasanya apa yang dirangkum pada tulisan ini tetap menarik dan relevan dengan kondisi sekarang.

Saat itu saya punya kesempatan ngobrol sejenak walaupun singkat dengan pendiri WordPress, yaitu si Matt Mullenweg, salah satu the most 25 influential people on the web versi majalah BusinessWeek.

Menarik menyimak penuturan si Matt ini bahwa sebenarnya tidak ada ide besar di balik pembuatan WordPress sekitar tahun 2004. WordPress ini hanya lahir dari suatu keisengan, dan akhirnya berbuah luar biasa! Wow, suatu karya besar yang lahir tanpa direncanakan. Tetapi seiring berjalannya waktu, barulah Matt menyadari betapa hebatnya WordPress ini, dan dia pun mengkapitalisasinya dengan serius, sehingga menjadi seperti saat ini di bawah bendera Automattic

Menurut saya, mungkin bukan tidak ada ide awal yang besar, melainkan ide itu sudah terdapat atau terinternalisasikan dalam diri seorang Matt Mullenweg, he is a man of ideas, jadi sesuatu yang menurut dia simpel, bisa jadi buat orang lain sudah merupakan sebuah ide besar …

Pelajaran dari Matt : karya besar, tidak selalu lahir dari ide besar, … jadi berkaryalah … just do it !

Pada acara itu, Matt banyak mengungkapkan pemikirannya mengenai entrepreneurship. Berikut adalah beberapa pemikirannya yang saya rangkum :

Tips 1 : Jangan takut sharing ideas. Melalui berbagi ide ini kita bisa mendapatkan feedback dengan cepat. Jangan khawatir bahwa ide itu akan dibajak orang, karena walau bagaimana pun yang punya ide pasti memiliki gairah yang lebih besar untuk mewujudkannya. Mereka yang follower tidak akan memiliki gairah untuk itu.

Komentar saya : apakah memang benar begitu ? Dalam banyak hal, Jepang adalah negara yang sangat maju karena meniru ide melalui reverse engineering … mungkin pengalaman Matt memang seperti itu, tetapi apakah ini berlaku universal ?

Tips 2 : Kita tidak perlu melakukan segala sesuatunya sendiri, maka delegasikanlah pekerjaan ke pihak yang tepat, dan kita konsentrasi kepada pekerjaan yang inti.

Komentar saya : Setuju Matt !

Tips 3 : Harus pintar-pintar memilih partner kerja, harus memiliki visi dan gairah kerja atau motivasi yang sama.

Komentar : Juga setuju Matt, kalau gak begitu, bisa bubar …

Tips 4 : Sekarang terjadi perubahan paradigma di AS sana mengenai modal ventura. Kalau dulu, para pemodal ventura bisa memberikan modal berdasarkan ide semata. Tetapi saat ini para entrepreneur tidak hanya harus menyajikan ide, melainkan juga harus berbentuk suatu produk yang nyata.

Komentar saya : saya kira wajar dan masuk akal …

Tips 5 : Kita harus mengerjakan sesuatu yang kita sukai sehingga menyenangkan ….

Komentar saya : setuju Matt !

Tips 6 (khusus untuk nge-blog) : You can make more money because of your blog, not from your blog … misalnya dari menjual barang dan jasa melalui blog, menjadi pembicara seminar atau workshop, menulis buku, etc …

Komentar saya : Setuju banget Matt ! (berarti saya sudah di jalan yang benar … ha ha ha).

Bagaimana pendapat Anda?

8 responses

  1. Saya serasa dipacu dan digugah kesadaran untuk berkarya :
    1.Karya besar, tidak selalu lahir dari ide besar, … jadi berkaryalah … just do it ! ( Gusti…..betapa selama ini ide yang muncul selalu diredam karena kekhawatiran saya bahwa ide tersebut tidak akan menarik, ternyata salah besar… ) –> saya harus BERUBAH….!!!!
    2. Harus pintar-pintar memilih partner kerja, harus memiliki visi dan gairah kerja atau motivasi yang sama.( semoga Bapak berkenan menjadi parner saya dalam mengembangkan kemampuan saya….he..he…)
    Terimakasih….
    salam

    1. siippppp … good luck Bu … salam ..

  2. Salut buat Matt….tapi saya sedikit kurang setuju dengan nomor 4, selama ini di Indonesia, kurang daya enterpreneurshipnya, terbukti sedikit saja pertanyaan yang saya ajukan ke mahasiswa…apa tujuan anda kuliah?…tidak ada satu pun berkata untuk menjadi Pengusaha…selain itu juga belum adanya lembaga yang memfokuskan untuk membantu membangun minat untuk berwira usaha, walaupun ada namanya KUR ataupun apa realitanya tetap harus ada usaha dulu karena Bank yang bersifat Prudent…Indonesia harus mempunyai LEMBAGA VENTURA YANG MAU MENAMPUNG IDE_IDE USAHA,sehingga alam dan kekayaan Indonesia ini bisa dimanfaatkan secara optimal dan mampu menumbuhkembangan minat para kaum pemuda untuk berwira-usaha….
    Semoga Bermanfaat
    SALAM GDS (GEMBIRA DAMAI DAN SYUKUR)

    1. Kang Asep, yang dimaksud oleh Matt itu tentu di negaranya, di mana lembaga ventura seperti itu sudah sangat banyak, dan ide juga sudah sangat banyak … Nah, kata si Matt, sekarang ide doang sudah gak cukup, harus ada contoh produk nyata yang dihasilkan … kalau kita di Indonesia, setidaknya prototype lah, kalau pun bukan produk jadi … kira-kira begitu .. salam juga …

  3. berpikir besar, lakukan dengan sederhana ,,,,

  4. Komentar saya terhadap Tips 1: masuk akal pak, saya jadi punya alasan kuat untuk nge-blog. KOmentar tips yang laen: Setujuu semua.. Kapan saya bisa foto dgn mas Matt ya? Hmm.. mungkin terlebih dulu foto dgn Pak Riri (orang yg sdh foto dgn Matt)😀

    1. Iya sih Mas .. sebenarnya itu tacit knowledge dari Matt yang dia share ke kita-kita … anyway, terima kasih Mas .. jadi kapan mau ketemu Matt ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s