BALANCED SCORECARD DAN REFORMASI BIROKRASI

Tadi siang saya memberikan presentasi singkat mengenai balanced scorecard untuk para pejabat eselon I dan II Lembaga Sandi Negara. Di samping membahas konsep dasar atau kerangka balanced scorecard itu sendiri, maka kaitan balanced scorecard dengan reformasi birokrasi di Indonesia juga dibahas. Memang balanced scorecard bukanlah senjata pamungkas untuk melakukan reformasi birokrasi, ini hanyalah salah satu alat manajemen (management tools) yang bisa mendukung beberapa aspek dalam upaya reformasi birokrasi, yang umumnya berada pada kelompok isu kelembagaan.

Menurut pendapat saya, setidaknya balanced scorecard bisa menjadi solusi untuk 5 (lima) hal dalam reformasi birokrasi, yaitu (1) penyusunan standar kinerja yang terukur, (2) kejelasan tugas dan wewenang karena pada balanced scorecard ada inisiatif stratejik yang jelas, (3) keterkaitan antara tugas atasan dan bawahan karena balanced scorecard mengenal konsep cascading dan alignment antara atasan dan bawahan, (4) keterkaitan antara program kerja (inisiatif stratejik) dengan strategi organisasi karena insiatif stratejik diturunkan dari strategy map organisasi, serta (5) mendukung anggaran berbasis kinerja karena anggaran disusun berdasarkan target kinerja yang ingin dicapai.

Pada kesempatan itu juga terjadi diskusi menarik, terutama dari aspek budaya organisasi. Apakah balanced scorecard akan membuat manusia di dalam organisasi menjadi lebih transaksional dari pada gotong-royong atau sifat keikhlasan dalam bekerja? Terus terang, buat saya ini pertanyaan menarik. Apakah ada kaitannya? Menurut saya, bisa jadi ada, karena sesuatu yang sifatnya terukur hitam-putih biasanya akan membuat orang hanya concern kepada pekerjaan yang dibebankan kepadanya, kurang peduli sama yang lain, dan akhirnya bisa bersikap transaksional antar personel. Tetapi dengan tetap mengembangkan semangat kebersamaan dan spirituality management yang baik, menurut saya hal ini tidak usah terlalu dikhawatirkan.

Salam
Riri Satria

3 responses

  1. […] Korupsi RI – di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI – di Kementerian Keuangan RI – di Lembaga Sandi Negara RI – di Gajah Tunggal Group – di PT Perkebunan Nusantara X – di Panen Lestari Internusa / Sogo – di PT […]

  2. mungkin saya akan susun ulang slide-nya menjadi generik … yaitu penerapan balanced scorecard pada reformasi birokrasi … oke, kalau sudah selesai, saya kirim deh .. salam.

  3. Pak Riri, boleh minta slidenya tidak yang dipresentasikan di LSN itu? Kalau boleh saya minta via e-mail ya.. Terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s