MENGUNJUNGI PESISIR SELATAN

Sejatinya separuh dari diri saya ini berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan – Sumatera Barat, karena papa saya berasal dari Desa Asam Kumbang di Pesisir Selatan. Tetapi papa lahir di Payakumbuh, karena orang tua papa (keluarga kakek saya) merantau ke Payakumbuh dulu. Dengan demikian, kontak dengan keluarga papa di Pesisir Selatan nyaris tidak ada. Bahkan saya nyaris tidak pernah mengunjungi daerah ini, dan seingat saya hanya sekali saya ke sini, itupun sudah lama sekali, yaitu saat masih duduk di bangku SD.

Bulan Februari yang lalu, saya mendapatkan kesempatan mengunjungi daerah ini. Saya menggantikan papa mengajar di kelas Magister Manajemen di STIE KBP di Kota Painan – Pesisir Selatan. Kuliah yang dibawakan adalah manajemen stratejik, yaitu analisis eksternal dan internal, sesuatu yang juga sudah sering saya bawakan di kelas MM PPM maupun di MTI-UI di Jakarta.
Saya menikmati betul perjalanan ke Pesisir Selatan ini. Saya sangat takjub melihat keindahan pantai-pantai pasir putih yang terbentang mulai dari sejak pantai Karang Tirta, Bungus Teluk Kabung, sampai memasuki kota Painan. Luar biasa. Suatu keindahan alami yang masih belum tersentuh industri pariwisata secara komersial.

Sepanjang perjalanan, kita bisa menikmati pantai dalam dua bentuk. Pertama, menikmati pantai dari dekat, dan kedua, menikmati pantai dan laut dari perbukitan. Perjalanan ke Pesisir Selatan memang melewati perbukitan yang terletak di sepanjang pantai. Panorama yang indah dapat dinikmati di Bukit Lampu. Mengapa dinamakan Bukit Lampu? Karena di sini terdapat sebuah mercusuar yang berperan untuk memandu kapal-kapal di lautan menjelang memasuki pelabuhan Teluk Bayur.

Sewaktu break kuliah, pas makan malam, saya diajak para peserta menikmati matahari tenggelam di Pantai Carocok di Painan. Sayang sekali, kamera saya ketinggalan di kelas, sehingga tidak bisa mengabadikan keindahan pantai Carocok ini.

Well, ini memang sebuah kunjungan yang singkat, tetapi sudah cukup buat saya untuk memberikan sentuhan awal terhadap negeri asal leluhur. Suatu saat, saya akan kembali mengujungimu, Pesisir Selatan !

Salam
Riri Satria

8 responses

  1. Ooo sudah ku duga, pak riri mmg paham betul lokasi ini. Memang benar bos, lokasi ini indah sekali. Dari hampir seluruh pelosok indo yg pernah ku kunjungi ini salah satunya yg terbaik….

    1. welcome ke kampung halaman aku Ed .. hehehehe .. yup very beautiful .. selamat bertugas di Padang, sukses selalu ya🙂

  2. Wah, pulang kampuang, Pak? Ngomong-ngomong, selamat atas kepindahannya (kembali) ke WordPress.

    1. Iya Ivan … sambil menyelam minum air, sambil tugas sekalian pulang kampuang … hehehe … terima kasih Ivan ..

  3. Sebenarnya jalan-jalan saya ke Sumbar sangat panjang kalau diceritakan semua, foto-fotonya juga buanyaak. Tapi karena saya harus membatasi panjang tulisan (supaya pembaca tidak bosen), jadi hanya sebagian saja yang saya tulis.

    Kapan ke sana lagi? Wah, pengin banget, tapi kayaknya harus nunggu waktu yang tepat …🙂

    Btw, waktu itu saya ke Bukittinggi sehabis ngajar di Magister Teknik Sipil Unilak, Pekanbaru. Bidang saya Manajemen Konstruksi, dan salah satunya saya ngajar Quality Management. Saya pernah dapat Manajemen Stratejik juga waktu kuliah di S2, tapi cuma sedikit.

    1. ooooo dosen teknik sipil ya Mbak … wah, sama dengan adik saya yang paling kecil … dia juga menekuni teknik sipil, terutama konstruksi jembatan .. maka yang diurusin jembatan melulu …

      Nah, lantas Mbak Tuti tetapnya dosen di mana di Jogja ?

  4. Halo Mbak Tuti :

    Iya nih, kebetulan papa dan saya mengajar mata kuliah yang sama di kelas MM (hanya beda perguruan tinggi saja kok), yaitu kuliah manajemen stratejik serta manajemen perubahan … jadi, saya memang beberapa kali menggantikan papa di padang sebagai dosen tamu …🙂

    Apalagi untuk program-program di daerah yang sangat jauh seperti di Painan, saya pasti akan sangat bersemangat ke sana … ada unsur idealisme, ada unsur jalan-jalan juga🙂

    Wah, saya barusan baca posting Mbak Tuti jalan2 ke Sumbar … menarik sekali … so, kapan ke sana lagi Mbak ? kayaknya ke daerah selatan (Pesisir Selatan) belum tuh …🙂

  5. Ada tiga hal yang menarik, Mas Riri (eh, harusnya Uda Riri ya …😀 )

    1. Menggantikan papa mengajar. Wah … hebat betul, ternyata father and son adalah pakar di bidang yang sama.

    2. Ada program MM di kota Painan. Ini juga hebat, karena ternyata pendidikan sudah cukup maju di kota yang namanya saja jarang terdengar (bukan meledek lho … hehe!)

    3. Untuk Sumbar, saya baru ke Bukittinggi dan Padang … eh, ke Payakumbuh juga. Alam Sumbar memang luar biasa elok. Pengin ke sana lagi! Ohya, perjalanan ke Sumbar sudah saya posting juga di http://tutinonka.wordpress.com/2008/06/18/ranah-minang-indah-nian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s