KITA DIPERMAINKAN ORANG LAIN?

Ini hanya sebuah analisis sederhana, mungkin tepatnya bukan analisis, melainkan hanya suatu pemikiran yang sporadis muncul pada diri saya. Entah kenapa, saya masih penasaran dengan pertanyaan, “apakah kita dipermainkan orang lain?”.

Saya merujuk kepada buku “Confession of Economic Hit Man” yang ditulis oleh John Perkins, yang menelanjangi kiprah AS untuk membuat negara-negara berkembang selalu tidak stabil dan tetap bergantung kepada mereka (AS). John Perkins mengungkapkan :

” … developing nations were effectively neutralized politically, had their wealth gaps driven wider and economies crippled in the long run” (Wikipedia).

Untuk menjalankan aksinya itu, dibentuk tim EHM (economic hit man), dengan job description sebagai berikut :

“Economic hit men (EHMs) are highly paid professionals who cheat countries around the globe out of trillions of dollars. They funnel money from the World Bank, the U.S. Agency for International Development (USAID), and other foreign “aid” organizations into the coffers of huge corporations and the pockets of a few wealthy families who control the planet’s natural resources. Their tools included fraudulent financial reports, rigged elections, payoffs, extortion, sex, and murder. They play a game as old as empire, but one that has taken on new and terrifying dimensions during this time of globalization.” (Wikipedia).

Perlu untuk diketahui, bahwa dengan jelas John Perkins, yang juga mantan EHM, mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu target operasi mereka. Tetapi itu dulu, di zaman John Perkins masih aktif di tahun 1970-an. Tetapi bukan tidak mungkin para EHM dengan modus operasi yang jauh lebih canggih sekarang lagi mengacak-acak negeri kita. Oh ya, John Perkins sendiri sudah mendapatkan ancaman akan ditembak karena menulis buku ini.

Mengapa posisi Indonesia sangat strategis di mata mereka? Sangat jelas diuraikan, kekayaan ekonomi melalui sumber daya alam, serta letak geografis yang strategis. Indonesia berpotensi menjadi negara kuat, makanya perlu diacak-acak supaya tergantung kepada skenario mereka.

Apakah kita sedang diacak-acak oleh EHM generasi baru? Atau jangan-jangan para EHM itu sekarang adalah saudara kita sebangsa dan setanah air juga? Pertanyaan lanjutannya, jangan-jangan kita memang sedang dipermainkan orang lain … mungkin saja para EHM generasi baru … pelaku operasional bisa kita sebut teroris, tetapi otak skenario besarnya adalah para EHM … who knows?

Well, ini hanya berandai-andai kok …

Salam
Riri Satria

One response

  1. […] pernah menulis (lihat di sini) bagaimana Indonesia yang notabene adalah negara kaya-raya akan selalu menjadi incaran […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s