Tag Archives: pelayanan prima

PELAYANAN PRIMA

Tadi siang (4 Nov 2010), saya memberikan ceramah sekitar 1 (satu) jam tentang Pelayanan Prima kepada para supervisor pelayanan bidang Propam (Profesi dan Pengamanan) dari seluruh Polda di Indonesia, bertempat di Wisma PKBI di Jakarta. Propam adalah unit kerja di lingkungan Polri yang khusus untuk melakukan pembinaan profesi dan pendisiplinan, sampai dengan penindakan terhadap personel Polri yang melanggar hukum dan kode etik profesi. Materi yang saya sampaikan sama dengan apa yang pernah saya sampaikan di sini dan saya tulis di sini. Ceramah ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan pengembangan kompetensi SDM untuk mewujudkan sistem pelayanan terpadu Propam di seluruh Indonesia, mulai dari Mabes sampai dengan Polda.

Jujur saya, saya menilai masih panjang jalan yang harus ditempuh Propam serta Polri secara umum untuk mencapai predikat pelayanan prima (service excellent). Menurut saya, persoalan utama bukanlah terletak di kompetensi, melainkan di paradigma, yaitu bagaimana para personel Polri menempatkan dirinya dalam suatu sistem kemasyarakatan. Jika mereka mampu menempatkan dirinya seperti filosofi polisi di negeri luar sana yaitu “to protect and to serve“, maka tentu saya paradigma melayani akan muncul, dan masalah kompetensi menjadi mudah untuk dibentuk. Tetapi jika paradigmanya masih paradigma polisi yang merasa dirinya lebih jago dari masyarakat, maka paradigma melayani akan sangat susah hadir di ruang pikiran mereka.
Continue reading →

UMPAN BALIK DALAM MANAJEMEN MUTU ALA CAK GUNDUL

Dalam menjalankan bisnis dalam era globalisasi dan penuh persaingan ini, maka manajemen mutu adalah sesuatu yang mutlak untuk diperhatikan. Ini mencakup mutu produk, mutu layanan, mutu proses, dan lain-lain. Manajemen mutu terpadu mensyaratkan adanya semacam sistem umpan balik atau feedback system dari pelanggan. Sistem umpan balik ini akan memberikan masukan untuk perusahaan untuk secara terus-menerus melakukan perbaikan (continuous improvements).

Ini tidak hanya berlaku untuk perusahaan besar atau multinasional semata. Bahkan Cak Gundul sang juragan restoran kepiting terkenal di Surabaya pun menyadari betapa pentingnya sistem umpan balik ini. Lebih hebat lagi, Cak Gundul merasa pendapat konsumen harus terdengar sampai ke puncak pimpinan tertinggi walaupun restorannya tersebar di Surabaya dan Pandaan. Untuk itu, Cak Gundul memasang semacam pengumuman di setiap restorannya. Jika ada keluhan yang signifikan, maka praktis Cak Gundul akan mengetahuinya.
Continue reading →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.554 pengikut lainnya.