DI SINI SENANG, DI SANA SENANG : KISAH BISNIS ES TELER 77
Saya baru saja selesai membaca buku “Di Sini Senang, Di Sana Senang” yang membahas kisah Sukyatno Nugroho membangun bisnis Es Teler 77. Saya sendiri memang penggemar Es Teler 77 ini dan sering makan di resto ini. Tetapi ternyata, membaca kisah Sukyatno membangun bisnis Es Teler 77 jauh lebih mengasyikkan. Bagaimana dia memulai bisnis, kemudian sikap pantang menyerah dan tahan banting dalam berbisnis, bagaimana mengembangkan bisnis, serta filosofi dasar berbisnis yang humanis dan sangat manusiawi.
Membaca buku yang ringan namun berbobot ini, buat saya sebagai konsultan dan dosen manajemen, sama dengan membaca sebuah buku manajemen stratejik yang memiliki studi kasus nyata. Banyak tacit knowledge yang berada dalam pemikiran para pelaku bisnis yang sangat layak untuk dipelajari untuk generasi yang lebih muda. Apalagi dari seorang Sukyatno yang menurut saya sangat rendah hati tetapi sangat berbobot dalam pemikiran. Saya sendiri pernah mengikuti Sukyatno memberikan ceramah mengenai berbisnis beberapa tahun yang lalu, dan kesan saya beliau itu orang yang sangat sederhana, rendah hati, tetapi berbobot dalam pemikiran terutama ide-ide kreatif, dan selalu gembira.
Saya menyarankan kepada para mahasiswa manajemen, baik yang tingkat sarjana maupun pasca sarjana untuk membaca buku ini. Bukunya ringan, namun berbobot, dan kita dapat menarik pelajaran yang tidak sederhana dari sosok yang sangat sederhana ini …
Salam
Riri Satria
NB : saya menemukan blog mengenai buku ini di sini, ditulis oleh anak Sukyatno, yaitu Felicia Nugroho. Foto sampul buku saya link dari blog tersebut.








[...] Manajemen PPM, serta Felicia Sukiatno, puteri alm Sukyatno Nugroho sang pendiri Es Teller 77 (yang pernah saya ulas di sini), serta gerombolan Blogor dengan pawangnya Eddy Priyatno alias [...]
PESTA BLOGGER 2010 « Jendela Kata – Blog Riri Satria
Oktober 31, 2010 pada 2:21 am
[...] Berikut ini review dari Riri Satria Saya sendiri memang penggemar Es Teler 77 ini dan sering makan di resto ini. Tetapi ternyata, membaca kisah Sukyatno membangun bisnis Es Teler 77 jauh lebih mengasyikkan. Bagaimana dia memulai bisnis, kemudian sikap pantang menyerah dan tahan banting dalam berbisnis, bagaimana mengembangkan bisnis, serta filosofi dasar berbisnis yang humanis dan sangat manusiawi…read more [...]
Review by Riri Satria « Prinsip Di Sini Senang, Di Sana Senang
Oktober 11, 2010 pada 9:42 pm